Edy MH’s Putra Desa Kluwan

Dari Desa Kembali Ke Desa

Pasca Eksekusi Alm. Amrozi cs (Mui, Kpi, Polri, foto dan Video? Kronologi eksekusi)

Ditulis oleh Warda di/pada November 11, 2008

 

Arrahmah.com

Arrahmah.com

situs-Arrahmah.com
situs-Arrahmah.com

 

   Pasca eksekusi Almarhum Amrozi, Muklas dan Imam Samudra ternyata masih ramai dan hangat. Diberbagai media massa beritanya masih di tampilkan di halaman utama. Apalagi  para pengguna jaringan Internet. Bahkan ada salah satu situs yang memunculkan Foto Jenazah alm. Imam samudra Down. Tentang Video yang menampilkan peristiwa-peristiwa yang berkaitan Alm. Amrozi di youtube juga diserbu para netter. Sampai kapan berita ini akan mereda?

   Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menelusuri munculnya foto jenazah Imam Samudra di sebuah situs bernama arrahmah.com. Meski mengaku tak keberatan dengan foto tersebut, anggota MUI Amidan mempertanyakan apa tujuan dari dipasangnya foto tersebut.

  “Ya tidak apa-apa kan? Apa fotonya memperlihatkan bagian tubuh yang ada bekas lukanya? Tapi harusnya ditanyakan tujuannya ditampilkan itu untuk apa?” ujar Amidan saat dihubungi Selasa (11/11/2008).

   Menurutnya, KPI harus menentukan apakah pemasangan foto jenazah terpidana mati Bom Bali I tersebut melanggar hak-hak almarhum sebagai Pribadi atau tidak.

   “Tanyakan ke KPI. Sekalipun sudah mendapat izin keluarga, apakah ada melanggar etika dimana menampilkan (sisa) kekerasan atau yang lainnya,” pungkas Amidan.  

   Mabes Polri menegaskan bahwa pelaksanaan eksekusi trio Bom Bali I, Amrozi Cs pada 9 November (9/11), tanpa ada intervensi dari pihak mana pun.

   Jawaban ini menyusul adanya informasi yang beredar bahwa waktu pelaksanaan eksekusi Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudera, menunggu komando dari Pemerintah Australia selaku negara yang paling banyak kehilangan warga negara dalam peristiwa Bom Bali I. 

Ndak ada itu. Apalagi didanai dari Australia,” tegas Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira di Mabes Polri, Jakarta, Senin (10/11/2008).

Abubakar menjelaskan, pendanaan semua tahapan eksekusi Amrozi Cs murni berasal dari institusi kepolisian. Teknisnya, polisi menggunakan dana kontigensi yang berasal dari polres dan polda di setiap wilayah.

“Masing-masing polda mengerahkan dana kontigensi, yaitu dana yang diperlukan dalam situasi tertentu,” ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, muncul spekulasi bahwa waktu eksekusi Amrozi Cs sengaja dilaksanakan pada 9 November (9/11) untuk menimbulkan kesan keterkaitan dengan peristiwa pengeboman World Trade Centre (WTC) di Amerika Serikat pada 9/11/2001. Penentuan waktu ini juga ditengarai atas desakan dari Pemerintah Australia.

 

Sejak dimuatnya foto jenazah salah satu terpidana mati kasus bom Bali I Imam Samudera, situs berita arrahmah.com kebanjiran pengunjung. Tak ayal, situs tersebut menjadi sulit dibuka karena bobot pengunjung yang begitu banyak.

Karena itu, pihak arrahmah.com mengeluarkan pernyataan terkait pemuatan foto almarhum Imam Samudera dan sulitnya mengakses arrahmah.com

Berikut pernyataannya seperti yang dilansir www.arrahmah.com

1. Foto exclusive Asy Syahid (Insya Allah) Imam Samudera telah mendapatkan ijin pemuatannya oleh pihak keluarga yang memberikan hak ekslusif kepada Ar Rahmah media untuk mempublikasikannya di situs Arrahmah.com.

2. pemuatan foto exclusive tersebut oleh arrahmah.com adalah sebagai pemenuhan amanah pihak keluarga Asy Syahid (Insya Allah) Imam Samudera dan hak umat Islam seluruh dunia untuk mengetahui dan melihatnya.

3. Down (“hilang”)-nya situs Arrahmah.com atau kesulitan untuk mengunjungi situs Arrahmah setelah pemuatan foto exclusive tersebut bukan karena dihack atau alasan lain, melainkan karena jumlah pengunjung terlalu banyak (overload) dalam waktu yang bersamaan, sementara server hosting kami saat ini tidak mampu menampungnya.

4. Arrahmah.com adalah bagian dari Arrahmah media network yakni sebuah media penyampai berita-berita jihad dan dunia Islam yang professional. Arrahmah media tidak memiliki kaitan dengan organisasi, jamaah, atau gerakan manapun. Arrahmah media sebagai media berita Islam yang independent berkewajiban menyampaikan berita secara berimbang tanpa meninggalkan ciri jurnalistik investigatifnya.  

Jakarta – Tiga terpidana mati Bom Bali: Amrozi, Ali Gufron alias Mukhlas, dan Imam Samudra telah mati ditembak. Kejagung sebagai eksekutor memastikan ketiga otak peledakan bom Bali itu meninggal pukul 00.15 WIB, Minggu (9/11/2008).

Bagaimana kronologi eksekusi dan apa yang terjadi pada detik-detik menjelang eksekusi? Kejagung belum menjelaskan secara detil.

Seorang sumber  di dalam LP menceritakan kronologi sebagai berikut:

Pukul 14.00 WIB, Sabtu (8/11/2008)

Amrozi, Muklas, dan Imam Samudra terlihat di sel-sel isolasi mereka di LP Batu Nusakambangan. Dari wajahnya, mereka terlihat santai, dan gembira. Mereka memberi salam kepada napi yang lewat depan sel mereka.

Pukul 23.00 WIB

Ratusan anggot Brimob dan Densus memenuhi bangsal LP Batu Nusakambangan. Kemudian secara serentak, mereka masuk ke dalam sel-sel Amrozi, Muklas, dan Imam Samudra.

Pukul 23.15 WIB

Ratusan aparat Brimob dan Densus keluar dari sel dengan membawa serta Amrozi, Muklas, dan Imam Samudra. Ketiga terpidana mati itu tampak jelas di antara kerumunan polisi itu. Amrozi cs memekikkan takbir berkali-kali saat berjalan di lorong. Takbir mereka disambut pekikan takbir oleh para napi lainnya yang terpaksa tidak tidur saat itu. Suasana cukup gempita.

Pukul 23.25 WIB

Amrozi cs sudah tiba di luar, tak terlihat lagi dari dalam bangsal. Saat itulah suara takbir yang mereka serukan terputus. Pintu bangsal ditutup lagi.

Pukul 23.30 WIB

Ketiga bomber itu dimasukkan ke dalam mobil-mobil yang dipersiapkan. Ada banyak mobil yang berkonvoi. Termasuk truk polisi.

Pukul 23.45 WIB

Setelah persiapan siap, rombongan kemudian berangkat menuju Bukit Nirbaya. Pemberangkatan dipimpin oleh seseorang yang diduga polisi melalui semacam upacara.

Pukul 00.05 WIB

Amrozi cs tiba di Bukit Nirbaya dan langsung digiring ke tiang eksekusi yang telah disiapkan. Mereka diposisikan di tiang-tiang eksekusi itu. Sementara anggota polisi berbaris. Perangkat lain, seperti rohaniawan dan tim dokter juga bersiap di tempat yang disediakan.

Pukul 00.15 WIB

Tiga regu tembak Brimob Polda Jateng melakukan tugasnya menembak Amrozi, Imam Samudra, dan Muklas dalam waktu bersamaan.

Pukul 00.20 WIB

Tim dokter memastikan bahwa ketiga terpidana bom Bali itu sudah meninggal dunia.

Pukul 00.25 WIB

Ketiga jenazah kemudian digotong dan diangkut ke dalam mobil. Kemudian dibawa menuju ke poliklinik LP Batu dengan kawalan banyak anggota Brimob dan Densus.

Pukul 00.45 WIB

Ketiga jenazah tiba di Poliklinik dan kemudian dimasukkan ke dalam ruang otopsi. Jenazah ditangani oleh tim medis untuk dikeluarkan peluru yang bersarang di badan mereka.

Pukul 02.10 WIB

Ketiga jenazah dimandikan. Adik Muklas dan Amrozi, Ali Fauzi, ikut memandikan.

Pukul 05.00 WIB

Jenazah masih berada di LP Batu. Belum ada kejelasan kapan jenazah akan diterbangkan.

Masih kurang lengkapkah beritanya? Apa tanggapan anda? Kenapa semua ini harus menimpa Indonesia? Kapan masalah ekonomi selesai?

 

 

51 Tanggapan ke “Pasca Eksekusi Alm. Amrozi cs (Mui, Kpi, Polri, foto dan Video? Kronologi eksekusi)”

  1. Paijopaijem berkata

    Thanks bos atas infonya. Sehabis baca jadinya mau giat bekerja lagi…

  2. Ngalambayu berkata

    Setuju ayo kerja…ayo kembali kerja.

  3. Cah ngawi berkata

    Mosok mikir itu saja teman-teman?
    Ya yang benar kerjalah. Cari duit buat ngenet. Hidup ngenet (internet ngawi)

  4. taxiksa berkata

    LIFE DON’T TO EAT BUT EAT TO LIFE
    (apa artine? mbuh ra ruh) :D

  5. santi berkata

    ok trims info na tapi ada yang masih kurang jumlah masing2 tim regu tembak dan dari sekian tim regu tembak berapa yang senjatanya berpeluru asli.

  6. pokona berkata

    yah berani berbuat berani bertanggung jawab gituh ajah sih yah dah

  7. taxiksa berkata

    :D ha ha ha Ha yo teman-teman yang tahu jawaban pertanyaan mbak santi tolong di jawab :D

  8. Yg dibunuh harusnya keluarga amrozi cs, biar mereka merasakan kehilangan orang tersayang….

    Salam kenal dari – s L i K e R s -

  9. taxiksa berkata

    Di antara anggota regu tembak tidak akan ada yang tahu siapa yang senjatanya berisi peluru tajam. Serta siapa yang berpeluru hampa karena pengisian peluru …

  10. kkzart45 berkata

    Wah ngeri. coba bayangin kalo yang dijemput ke Bangsal LP, digiring ke tiang-tiang eksekusi, terus ditembak regu tembak ANDA.
    Ada yang tau gak gimana perasaan mereka bertiga waktu dalam perjalanan mau ke Bukit Nirbaya? Mikirin apa ya? Wah ngeri…

  11. taxiksa berkata

    @Pokona@ = ” yah berani berbuat berani bertanggung jawab gituh ajah sih yah dah ”
    Setuju…hukum ditegakkan, contohnya teman saya di tangkap pak Rt karena nginap gak laporan….he he he maaf just kidding (bercanda).
    Salam buat Mas/mbak/pak/ibu Pokona.

  12. taxiksa berkata

    - s L i K e R s – Berkata:
    Nopember 11, 2008 pada 11:43 am e
    Yg dibunuh harusnya keluarga amrozi cs, biar mereka merasakan kehilangan orang tersayang….

    Salam kenal dari – s L i K e R s -

    Sabar mas…sabar ya? Memang terlalu sakit di tinggal orang yang kita sayangi. Bagi saya apa boleh buat bila semua sudah di gariskan sang pencipta? Yah bisanya ya cuma sabar saja.
    Salam kenal juga and thanks atas kunjungannya.

  13. taxiksa berkata

    kkzart45 Berkata:
    Nopember 11, 2008 pada 11:47 am e
    Wah ngeri. coba bayangin kalo yang dijemput ke Bangsal LP, digiring ke tiang-tiang eksekusi, terus ditembak regu tembak ANDA.
    Ada yang tau gak gimana perasaan mereka bertiga waktu dalam perjalanan mau ke Bukit Nirbaya? Mikirin apa ya? Wah ngeri…

    Mas rasanya kok saya gak bisa ngebayangin, ih…yang jelas yang bayangan saya “hutangku belum lunas nih gimana ya?”
    Terima kasih mas atas koment-nya

  14. toboss berkata

    saya juga lagi antri mati…
    dan tak tahu, kapan ajal menjemput saya..

    entah, mungkin ada [manusia] yang gak bisa mati di dunia ini,
    sehingga masih sempat sombong dan menyombongkan diri..

    salam bagi pemilik blog, infonya bagus dan berguna bgt…

  15. taxiksa berkata

    Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya Pak / Mas Toboss.
    Wah bicara mati? jangan ambil nyawaku dulu ya Alloh, anak2ku masih kecil2 dan masih butuh bimbingan orang tua.

  16. jazzkur berkata

    makasi infonya mas…
    innalillahi wainnailaihirojiun…
    semoga mereka mendapatkan tempat yang layak…
    amin.

  17. taxiksa berkata

    Sama-sama mas Jazzkur…
    Amin…

  18. Alo mas.. Gak bisa kasi komentar di blog saya mas? Wah serius nih? Tapi tadi ada mas Iwan Dahnial kasih komentar tuh.. Apa lagi eror mungkin ya blogspotnya…..

  19. Jupri berkata

    Semoga Indonesia aman tentram gemah ripah loh jinawi toto titi tentrem kerto karang rejo, amin. Gak ada lagi terorisme. Terorist has no religion. Mas Edy visitornya membludag ya, gak ada 1 bulan trafficnya nambah 5000 pengunjung, Congratulation..! تربت يديك . Ikut aja Google AdSense mas… itung-itung buat bayar tagihan teleponnya, lumayan. Ntar aku tak ikutan klak-klik Ads-nya dech…btw akun yg di forum muslimgrobogan dah bisa?

  20. ifoel berkata

    Beliau bertiga sdh balik ke pemilik-Nya dan bukan tempatnya mengumbar cela,caci,umpatan, YG JELAS SEBELUM DITEMBAK SDH SOLAT ISYA. Berarti Mati MUSLIM. Sbg ra’yat biasa pikirkan saja,kpn BBM turun,so lainnya bs terjangkau & beramallah sekuat tenaga.

    Sebagai insan yg prnh ke Bali 2X,mampir jg ke lokasi Bom 1_2,spt nya khusus Bule2 dah…Qt2 mo msk ohhh… ada Bodiguard.Terus,saat di Lamongan , kyknya desa2nya aga tandus,air lumayan susah. Nahh Looo…hebat tuhh… ada santri buat Bom sekaliber TNT.Knapa ga pesan ke Bandung sj …dg specs STANDAR HIROSIMA.

    Tiada Kejadian Tanpa Untung Rugi. Siapa Untung,Siapa Rugi….Smp sekarang sya bertanya ke rumput goyang…Ditembak koq…ya nunggu Pilpres USA.Mugkin lain cerita bila Bush menang…EEh..ndelalah kalah…Ya Uwis…Tembak saja…Sudah ga ada untungnya buat………………………….

  21. -arezs- berkata

    trims mas ats info nya.
    tp kok gak da info soal kena dimna tembakannya,soalnya sya denger ada yang mleset.
    tpi sebrnya sya kasian lo ma mreka.

  22. Pak Nadol. berkata

    Iiiiih seyem, itu ditembaknya pake peluru kan ya ? Coba kalo regu tembaknya nembak pake bom, ape pade gak jadi serundeng ??

  23. taxiksa berkata

    - s L i K e R s – Berkata:
    Nopember 11, 2008 pada 4:52 pm e
    Alo mas.. Gak bisa kasi komentar di blog saya mas? Wah serius nih? Tapi tadi ada mas Iwan Dahnial kasih komentar tuh.. Apa lagi eror mungkin ya blogspotnya……
    _________________________________________________________________

    Mas – s L i K e R s – Baru saja saya coba lagi, gagal tetep gak bisa kenapa ya? semua profile sdh saya coba. Id,Url Wp, Url Fs dll ditolak semua :D :D :$
    Tolong dong sarannya? atau knp sebabnya? krn sy coba ke blogspot lain dan kasih coment bisa :D
    Trim’s

  24. taxiksa berkata

    Jupri Berkata:
    Nopember 11, 2008 pada 5:09 pm e
    _________________________________________________________________
    Mas Jupri gak tahu ya? sy sendiri kaget knp mludak klik ini blog, apa krn ada Monyet yg menjaganya :D ?
    Mas Jupri Ikut ADSENSE? gak bisa caranya mas… :D
    Tolong teman-teman yg tahu bgmn cr ikt adSENse? :D
    Mas…akunq di forum sdh sy coba berkali-kali ditolak. Padahal E-mailku gak berubah. Ntar tak coba lagi…
    Matur nuwun nggih? ditunggu di Forum.

  25. taxiksa berkata

    :D Mas Ifoel bisa aja deh… :D

  26. taxiksa berkata

    -arezs- Berkata:
    Nopember 11, 2008 pada 5:27 pm e
    trims mas ats info nya.
    tp kok gak da info soal kena dimna tembakannya,soalnya sya denger ada yang mleset.
    tpi sebrnya sya kasian lo ma mreka.
    _________________________________________________________________
    Pak Nadol. Berkata:
    Nopember 11, 2008 pada 7:37 pm e
    Iiiiih seyem, itu ditembaknya pake peluru kan ya ? Coba kalo regu tembaknya nembak pake bom, ape pade gak jadi serundeng ??
    _________________________________________________________________

    :D Ha ha ha … (sya gak bisa jwb kecuali tertawa) :D

  27. [...] Pasca Eksekusi Alm. Amrozi cs (Mui, Kpi, Polri, foto dan Video? Kronologi eksekusi) situs-Arrahmah.com   [...]

  28. taxiksa berkata

    Thanks…

  29. Ismet Maridun berkata

    Ya sudahlah namanya juga negara hukum kita harus sadar.

  30. Alo mas taxiksa.. Wah aneh banget ya kasus anda, hehehe.. Saya juga bingung menjawab kasus ini, soalnya yg lain juga bisa kasi komentar di blog saya.. Hmm… Gak tau deh mas, speechless saya.. huehue.. Yang penting salam kenal ya mas…

    Salam

    - s L i K e R s -

  31. taxiksa berkata

    Sip Mas…tapi tetep aku coba terus, gak pa-pa kan Mas? Sambil lihat foto-fotonya Mas Slikers bagus-bagus sekali…

  32. sahid itu perlu berkata

    Hanya orang yang banyak dosa yang takut mati…..

  33. Sayid Agus Darmanto Athoriq (Q Joko Pinter) berkata

    Kalau di jaman Rasulullah kaum kafir berperang dengan mengangkat senjata melawan muslim, maka bilamana gugur jelas muslim saat itu saja yang menjadi korban dan mati sahid.
    namun saat ini kafir tidak akan mungkin berani mengangkat senjata melawan muslim, melainkan mereka akan memerangi Muslim dengan kebudayaan dan informasi serta selogan Hak Asasi Manusia (Liberalisme), maka kalau saat ini kita masih bisa bertahan namun belum tentu anak cucu kita kelak masih mau mengenakan jilbab, membaca Al-Qur’an, Sholat di Masjid, serta melaksanakan seluruh sunah Rasulullah.

  34. Sayid Agus Darmanto Athoriq (Q Joko Pinter) berkata

    saya tidak bisa membuat bom sedasyat buatan Amroji CS, namun bilamana ada yang bisa membuatnya saya siap meledakkan bom bunuh diri

  35. Sayid Agus Darmanto Athoriq (Q Joko Pinter) berkata

    bangsa macam apa kita yang dengan bangga mengelu-elukan Obama sebagai presiden kafir terpilih, namun setelah itu kita bantai sodara kita sendiri.
    “ANJING SAJA TIDAK AKAN MAU MAKAN BANGKAI ANJING”

  36. wedeye berkata

    Mending ngadain acara UKA UKA aja, ntar manggil arwahnya Amrozy dan tanya gimana perasaannya pas dia ada di depan regu tembak dan gimana perasaannya dia saat ini.

  37. gukguks berkata

    nice info gan :)

  38. omiyan berkata

    Yang penting kita perbaiki ibadah kita sekarang…kenyataan sekarang buat baca Al-Quran ibarat kata alif ba ta tsa…aja masih banyak kita yang udah dewasa blepotan….

    Sesungguhnya akan tegak agama kita ini bila kita benar-benar memahami agam dengan benar dan ikhlas

  39. BaNi MusTajaB berkata

    Usai ketiganya di eksekusi, Perdana Menteri Australia berkata: “sekarang saatnya memikirkan keluarga korban.” (Running text di televisi). Itu menunjukkan Australia menuntut ganti rugi. Australia tampaknya hendak meniru pemerintah Amerika dalam kasus peledakan pesawat Amerika di Lockerbie yang di duga dilakukan warga Libya. Ganti rugi pun dilakukan pemerintah Libya, meski dicicil. Lalu siapkah pemerintah kita menyediakan dana ganti rugi, andaikan Australia benar-benar jadi menuntutnya?

  40. BUNYU ONLINE berkata

    Yg sudah berlalu, biarlah berlalu. Koq jadi kayak lirik lagu ya…?
    Sekarang saatnya bekerja keras, sebab ekonomi negeri lagi menjelang bangkrut nih. Yg ndak penting ndak usah diurusin dulu.

  41. yua berkata

    Allah lebih tau siapa yg salah n siapa yang berada dijalan-Nya,,,Keberanian atas tindakan yang dilakukan para Pahlawan Islam perlu dilihat lebih dalam knp semuanya bisa terjadi.Mereka (Alm. Amrozi cs), menurut hemat saya..memang salah dalam melakukan tindakan yang menurut mereka adalah jihad,tp ingat…..mereka melakukan itu buat apa?? Seharusnya bangsa ini lebih bepikir realistis,,dan ingat…siapa pun yang berbuat suatu tindakan atas dasar karna begitu besarnya cintanya kepada sang penciptanya,,SUBBHANALLAH….syorgawilah tempat mereka nantinya.Buat pejuang Islam,,,teruslah maju.Pertahankan apa yang kita punya,,,semoga kita selalu diberi kekuatan dalam menghadapi masalah2 di negeri ini.Insyaallah…Allahuakbar…..Allahuakbar….

  42. Abdul"Manan berkata

    Wah..kalau pemerintah Australia minta ganti rugi…BOM lagi deh beres…

  43. jaulah berkata

    teruskan jihad

  44. mul berkata

    Allah bersama orang yang benar

  45. Streess_love berkata

    Usai ketiganya di eksekusi, Perdana Menteri Australia berkata: “sekarang saatnya memikirkan keluarga korban.” (Running text di televisi). Itu menunjukkan Australia menuntut ganti rugi. Australia tampaknya hendak meniru pemerintah Amerika dalam kasus peledakan pesawat Amerika di Lockerbie yang di duga dilakukan warga Libya. Ganti rugi pun dilakukan pemerintah Libya, meski dicicil. Lalu siapkah pemerintah kita menyediakan dana ganti rugi, andaikan Australia benar-benar jadi menuntutnya?

    _________________________________________________________________
    Indonesia bayar pakai cewek saja bos, tentu australia diam seribu bahasa…
    Hidup cewek, Merdeka cewek, SDM indonesia Cewek… :D:D

  46. antkrts berkata

    mari ikuti perjuangannya menghancurkan isme-isme barat – amerika – yahudi

  47. nikolas saputra berkata

    kapok amrozi cs biar dah mati semoga masuk neraka sapa tau nerakanya juga di bom sama si cs
    kan kita senua gak perlu masuk neraka
    amin……??

  48. Jupri berkata

    Mas Edy , saya minta ijin copy arikelnya ya….mau tak translate. nggak apa-apa kan ?

  49. Warda berkata

    Silahkan mas Jup…dengan senang hati. :lol:

  50. jojon berkata

    wajar saja di tembak mati…abisnya dia bunuh banyak nyawa….
    knapa gak hukuman bom aja ya?
    malah di tembak mati.

  51. janjaweed berkata

    Begitu besarnya mereka (Imam Samudra cs) mencintai Sang Khalik sehingga mereka sendiri tidak tahu lg apa artinya makna sejati cinta kasih itu dengan membantai ratusan nyawa tak bersalah pd pengeboman Bali tsb.
    Semoga Tuhan slalu melindungi kita semua dari sifat2 angkara murka jahanam.

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>