Kluwan wordpress

Dari Desa Kembali Ke Desa

Kabupaten Grobogan butuh Investor apa mau di tangani sendiri?.

Posted by kluwan pada 20 September 2008

 

Investor
Investor

 Sebagai warga Kota Purwodadi kabupaten Grobogan kita perlu bangga dengan potensi alam yang begitu banyak. Sayangnya potensi alam tersebut belum sepenuhnya di gali untuk pendapatan daerah karena terbatasnya beaya dan kurangnya investor yang mau membantu bagi penduduk kabupaten Grobogan. Salah satu potensi alam yang bias mendatangkan pendapatan daerah kabupaten Grobogan yaitu di bidang Pariwisata. Sangat banyak Pariwisata di kabupaten Grobogan yang indah dan bagus tapi tidak terurus dengan baik.

 

Contoh Wisata Waduk Kedung ombo,Api Abadi ( Api yang tak pernah kunjung padam ) Mrapen di Kecamatan Godong, Bleduk Kuwu ( Semburan tanah dari dalam perut bumi yang mengandung Garam ) Padahal banyak Mahasiswa / orang intelektual dari luar negeri sering mengadakan riset / penelitian di Bleduk Kuwu. Sendang – sendang ( Sumber air alami ) ada di Coyo, sendang di daerah danyang ke timur, sendang di daerah Wirosari, Sendang Keongan di Klambu, Sendang menjangan di pengkol penawangan, sendang Bulus di Bologarang Penawangan, Gua Terawang, Perkebunan Minyak kayu putih, Wisata Gunung Kemukus yang penuh Mitos, Jati pohon yang juga ada sendangnya, Guo lowo yang ada di Klambu dan Wirosari, Bendungan Kletak di Godong, Bendungan – bendungan Sedadi Di kecamatan Penawangan, Bendungan Dumpil di Kecamatan Wirosari, Alun –alun Kota Purwodadi yang indah dan berdekatan dengan Masjid agungnya kota Purwodadi yaitu Masjid Baittul Makmur, Menara air PDAM simpang lima yang juga berdekatan Masjid agung ke dua yaitu Masjid Baittul khoir simpang lima dan mungkin masih banyak lagi yang ada di berbagai kecamatan, berbagai pelosok daerah kabupaten Grobogan yang masih belum di ketahui. Mungkin bila Pemda Grobogan mau menggali potensi daerah Wisata tersebut bias menghasilkan pendapatan daerah. Caranya tempat – tempat Wisata tersebut di bangun, di perindah juga sarana jalan di muluskan serta Promosi yang Global Insyaalloh para Wisatawan akan berbondong – bondong datang ke Kabupaten Grobogan. Penarikkan karcis yang standar ( jangan terlalu mahal ) tempat Parkir yang teratur itu semua pasti bisa menarik perhatian Wisatawan. Perlu di ingat, perkembangan laju ekonomi kabupaten Grobogan akhir – akhir ini sangat maju pesat. Bisa di lihat untuk kepentingan belanja di Grobogan sudah banyak Super Market yang besar. Alangkah bahagianya Investor yang membangun Super Market tersebut. Apakah kita tahu siapa yang punya Super Market LUWES? Itu salah satu Investor yang hebat. Kalau tidak salah yang punya seorang pengusaha dari Solo. Potensi selanjutnya adalah di bidang Pertanian. Kabupaten Grobogan terkenal dengan tanaman Jagung Hibridanya. Bahkan pernah menjadi juara Nasional dalam bidang menanam Jagung. Demikian juga dengan tanaman Kapasnya. Kabupaten Grobogan pun pernah jadi juara tanaman Kapas. Tembakau, padi, kacang, kedelai dan lain – lain bisa tumbuh subur di Grobogan. Walaupun Grobogan di kelilingi bukit kapur tapi Grobogan tanahnya begitu subur. Kalau tidak salah satu tahun yang lalu Presiden Susilo Bambang Yudoyono datang ke daerah kecamatan Wirosari untuk meresmikan tanaman JARAK CINA, tanaman alternatif pengganti minyak tanah. Tapi sampai sekarang Investor masih belum ada yang mau menanam modal di Kabupaten Grobogan. Karena apa? Kurang Promosi? Apa para Investor takut berpergian ke Grobogan karena jalannya yang Goyang?. Potensi budaya juga mulai maju di Grobogan. Dengan banyaknya kawula muda yang mendirikan Group –group Band, Qosidah, Dang – dut juga kesenian tradisional banyak terdapat di Grobogan. Tapi kelihatannya semua Group itu tidak terurus seperti jamur. Tidak resmi juga anehnya Pemerintah Daerah cuek saja dengan menjamurnya Group –   group yang bagus – bagus itu. Potensi dari segi Agama. Dari tahun ke tahun kabupaten Grobogan Jemaah Hajinya Qoutanya semakin bertambah. Pondok Pesantren sudah banyak bermunculan di Grobogan. Berarti Grobogan Ulama, Kyai sudah banyak yang siap membantu membangun akhlak, moral penduduk Grobogan. Kelihatannya beliau – beliau para kyai di Grobogan masih belum berani exis untuk berbicara. Titik poinnya Pondok Pesantren di Purwodadi Grobogan kurang Promosi. Kurang iklan. Padahal dalam bidang segi mutu PONPES di Grobogan sama dengan PonPes yang besar seperti GONTOR. Potensi alam lainnya masih banyak seperti dari Perhutani, Kayu Jati, Mahoni, Klampis, Randu dll. Furniture di Grobogan masih butuh Investasi. Potensi kerajinan rumah tangga, industri kecil, industri menengah dan usaha – usaha yang maju dari segi berjualan di toko ataupun Restaurantnya. Segi usaha dealer sepeda motor, cuci mobil + sepeda motor sudah ramai di Grobogan. Tak ketinggalan juga potensi SDM nya. Banyak TKI dari Kabupaten Grobogan yang ikut menyumbang Devisa Negara. Banyak penduduk Grobogan yang merantau ke Luar Negara. Baik Ke Korea, Jepang, Taiwan, Hongkong, Singapura dan yang terbanyak ke Timur Tengah seperti Arab Saudi. Nah sekarang giliran bapak – bapak yang ada di pemerintahan bagaimana lagi memaksimalkan potensi – potensi tersebut diatas juga bagaimana caranya untuk menarik investor sebanyak –banyaknya atau tanpa investor mau di kelola sendiri? Jawabnya kita tunggu tanggal mainnya. Selamat bekerja dan berkarya khususnya warga Purwodadi Grobogan. Mari kita ciptakan Slogan Grobogan yang semakin BERSEMI. Wassalam.

15 Tanggapan to “Kabupaten Grobogan butuh Investor apa mau di tangani sendiri?.”

  1. Bangun Purwodadi.. Hayuuuuk Ah… asal gak akeh sing korup wae…

  2. wong cilik said

    Membangun Desa, membangun Kota, Tanpa Korupsi sepertinya masak sayur tanpa garam…Yo sing korup karepe … tanggung dewe mas nang akherate…ibarat lebih baik jadi raja di neraka , daripada jadi budak di surga…( tulisan ini saya baca ada di forum grobogan )…Saya malu masuk forum grobogan karena semua orang-orang intelektual ( Kuliahan )…yo karepe…sing penting ayo mbangun deso mowo coro….setuju mas dar?

  3. paijo said

    sebagai orang yang pernah datang ke kota groboan saya tertarik dengan artikel2 yang anda muat,dan yang perlu digaris bawahi adalah siapa dan pihak-pihak mana saja yang harus ikut andil dalam progarm ini!ya tentunya pemerintah kota yang memegang peranan penting selain para tokoh masyarakat,
    dalam hal ini hendaknya kita berkaca pada pemerintah cina,dicina yang penduduknya sangat padat sekali dan rata-rata mereka bekerja dibidang formal dan non formal itu sangat sadar akan program2 pemerintahnya dan mereka rata-rata mendukung
    disamping itu pemerintahaanya juga gencar mengiklankan negaranya ke negara2 lain
    ya kita kembali lagi ke SDM

  4. Kang paijo….jangan jauh-jauh sampai china mas…negara kita itu negara besar kemaluannya…eh masih pemalu jadi ya pembenahan aparat pemerintahan dulu yg penting…baru bisa ngejar china….

  5. EdiYmp said

    sedulur kabehhhh… tau aja ya.. kalau belum tahu ni Infony: tanaman jarak diprogramkan oleh pemerintah Kabupaten kita secara tidak bertanggung jawab, “Why” Mari berhitung jarak atau zadropa mempunyai nilai ekonomis bagi petani yang mana…. harga gak ada patokan resminya… saya pernah bertemu investor dan para dalang birokrat yang gembar gembor tanam jarak mereka tak ajak kontrak standar harga pada gak mau, (whaaahaaahaa) dalam batin ketawa dan bergumam “program tipu tipu” yang penting duwit 10 milyard terserap kelanjutane ra urusan. sing penting bagi bagi duwit “parah mbok” ini bisa di buktikan setelah SBY kesini kemana isi pabrik (mesin2) yang ada di Ngaringan, kelompok tani yang dulu disuruh nanam baik benih dan persiapan lahan “KAGAK ADA KELANJUTAN!!!” kayaknya ada indikasi Korupsi berjamaah.. kalau kita mau berhitung berapa haraga perkilo jarak, bgm kalau di banding dg harga tanam padi misal apakah bisa lebih untung, kalau tidak kegiatan ini sebenarnya ngajak “MLARAT PETANI” saya pernah bilang ke Wakil Bupati (Icek) nek petahi ingin di naikan taraf hidup dg jarak : jangan tanam jarak di lahan petani walau tanah itu tidak produktif, tanam jarak di hutan petani suruh menanam dan beri upah kalau sudah panen petani suruh ambil dan pemerintah selaku pengepul siap dg harga standart dan jual ke Singapur lewat”pasar Gelap” agar keuntungan gede;;;;;””””’;;;;;”” memang parah kabupaten kita KAPAN biSa jernihhhh dari Lumpur Korupsi , TERNYATA CARI PEMIMPIN YANG BERJIWA REVOLUSIONER DAN BERSIHHHH AMPPPUUUNNNNNNN SULITNYA,,,,,,,,,,,,Belum kita bicara PROYEK FISIK YANG DIKERJAKAN OLEH LINGKARAN SETAN KKN ,,,,………… KEMPROOOOOOHHHHHHH BROOOOO……………..

  6. sy kira setelah SBY dtng ke Purwodadi menjadi kota yg maju eh nyatanya jalannya masih berlubang dan mobil bergoyang.

  7. TUYUL said

    Purwodadi aku seneng karo panganan swikke purwodadi apalagi gorengan jaket

  8. agus said

    he yaudah

  9. Darmoyo Deresan said

    yah…memang, saya sendiri sebagai orang grobogan yang sekarang tinggal di kalimantan timur juga merasa sangat ikut bertanggung jawab atas segala perkembangan yang ada di grobogan kususnya dan propinsi jateng pada umumnya.
    Jujur saja kalo mau purwodadi grobogan bisa bersaing dengan kota – kota besar lainya yang paling utama adalah :
    -para pemimpin terutama pemdanya harus punya impian yang ada di otak kananya harus dijalankan.
    – buang jauh – jauh yang namanya KKN
    – Bangun sarana umum yang utama adalah jalan
    – Promosikan Potensi yang ada di wilayah Grobogan melalui berbagai macam cara misal Expo,Web Site,media masa baik cetak maupun elektronik dan lain – lian
    – jangan ragu ajak Infestor baik lokal maupun asing untuk bisa menanmkan modalnya di daerah itu.
    – dan tidak kalah pentingnya bagai semua pihak baik masyarakatnya maupun pemdanya harus bisa menjaga keamanan.Karena keamanan itu adalah kunci pokok memberi kepercayaan pada infestor. kalau itu semua terpenuhi Insya Alloh grobogan mulai bergeliat.mungkin itu sumbang saran dari saya sehingga saya sendiri juga ikut kerasan tinggal di purwodadi.

  10. Darmoyo Deresan said

    Saya dukung Mr.Edy yang aseli..Putra kluwan untuk maju menjadi pemimpin. kalo saya baca – baca blok sampean sudah ada tuh yg berjiwa revolusioner,tapi harus konsisten nah mungkin lewat tangan sampean grobogan bisa maju, tapi ingat mas edy kalo sudah duduk nanti lupa….hayo bagemana…apa perlu tak gendong!ha..ha..ha..ha..ha

  11. juwari said

    mari kita bangkit dari segala kepurukan dan berbenah dari diri sendiri menyongsong masa depan yang lebihhh baikkk amin

  12. futhud said

    ayo cah purwodadi majukan kota kita

  13. cah kalang said

    setuju………….
    ayo majukan kota purwodadi……..
    ojo wetwngw tok seng dimajukke’…….

  14. cah kalang said

    setuju………….
    ayo majukan kota purwodadi……..
    ojo wetenge tok seng dimajukke’…….

  15. isdaryanto said

    heeeeeeeeeeee… heeeeeeeeeee… heeeeeeeeeeee…..
    sing mbaurekso grobogan, kpn kwe melu ngrewangi ben anak putumu makmur seneng? bungah ora susah lan rekoso.
    ono sendang coyo sg turah2 banyune, ono kuwu sg akeh bleduge, ono sulur sg akeh minyake, ono kedung ombo sg akeh sawahe? koq ora ko’ kapa’ke?????????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: