Kluwan wordpress

Dari Desa Kembali Ke Desa

Kereta Api Vs Mobil Kijang ( satu keluarga 4 tewas )

Posted by kluwan pada 2 Oktober 2008

   ( Kamis, 02 Oktober 2008 ). Satu lagi kecelakaan memakan korban satu keluarga Anggota kepolisian dari Wonosobo, 4 Meninggal dunia. Tempat kejadian peristiwa ada di desa Kenteng kecamatan Toroh kabupaten Grobogan bertabrakan dengan kereta api jurusan Solo-Purwodadi. Menurut sumber berita yang diperoleh, satu keluarga dari Wonosobo naik mobil Kijang kapsol( ada yang mengatakan avanza ) menuju Purwodadi. Pada saat di lintasan kereta api datang dari arah yang berlawanan / Arah timur ( posisi jalan rel kereta api agak menikung ) jadi pengemudi mobil pandangan agak terganggu karena tikungan. Tepat di tengah lintasa rel kereta api mobil tidak bisa di kendalikan karena posisi jalan yang agak kurang bagus ( sedang ada perbaikan pegecoran jalan sehingga palang / pintu kereta api tidak ada ) . Terjadilah tabrakan yang tak terelakkan. Semua yang ada di dalam mobil meninggal seketika. Semoga arwah almarhum / almarhummah diterima Alloh SWT.

   Satu catatan lagi untuk para pembaca berita ini. Perlu di ingat kita harus sangat extra waspada atau hati-hati saat di lintasan kereta api. Mengapa…?karena dari berbagai penelitian ternyata di lintasan kereta api sangat besar gaya medan magnet. Karena seringnya gesekkan roda kereta dengan rel maka terjadi gaya medan magnet yang besar. Kadang sering kita jumpai pada saat mobil kita berada di lintasan dengan tiba-tiba mesin mobil mati dengan sendirinya.

   Di hari yang suci yaitu lebaran idul fitri kita kehilangan lagi salah satu saudara kita. Semua ini perlu kita jadikan cerita pahit untuk menambah hati-hati karena pada saat hari raya arus lalu lintas pasti bertambah. Juga mudah-mudahan jalan yang rusak berlubang dan bergelombang segera di perbaiki demi kelancaran lalu lintas bersama.

4 Tanggapan to “Kereta Api Vs Mobil Kijang ( satu keluarga 4 tewas )”

  1. tukino said

    berita diatas juga terjadi di klaten jawatengah, begitulah mahalnya silaturahim.tapi perlu di ingat kecerobohan memang kadang suatu tantangan, kalau selamat kita bisa ngomong sak gong-gong tapi yaitu kalau caleka bikin menangis kerabat dan keluarga.maka poro winasis ngendika sak bejo-bejane wong lali isih bejo wong eling lan waspodo.artinya semujur-mujurnya orang lupa masih mujur orang yang ingat dan waspada. artinya karena silaturhim itu mahal ya mari kita jaga jangan sampai terlena dan celaka.ingat semahal -mahalnya silaturahim masih mahal keamanan dan keselamatan.semoga kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran.salam H.Tukino

  2. Manusia tertawa karena dunia, manusia terdiam bila ingat akherat. Silaturrohhim bisa menambah rejeki, bisa menambah umur panjang. Tetapi segalanya kalah dengan takdir. Benar kata pak H. Tukino ” semujur-mujurnya manusia adalah manusia yang ingat pada sang penciptanya dan waspada / berhati-hati dalam menjalani hidup di dunia “.
    Segala peristiwa yang ada di dunia / dalam kehidupan kita hukumnya wajib untuk mengambil hikmahnya. Terima kasih kepada Bapak H. Tukino yang ada di PKT Kal-Tim – Indonesia. Semoga Alloh SWT selalu melindungi pada kekuarga Bapak H. Tukino beserta teman-teman semuanya. Amin…

  3. Om puji smg said

    Itu sudah wajar mas,ada kelahiran pasti ada kematian.

  4. Ngalambayu said

    Ikut bela sungkawa om…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: