Kluwan wordpress

Dari Desa Kembali Ke Desa

MISTERI KETANGGUHAN IMAN SEORANG YANG BERIMAN

Posted by kluwan pada 5 Oktober 2008

Hai orang yang beriman

Hai orang yang beriman

 ( Minggu, 05 Oktober 2008 ). Sebagai umat muslim ( islam ) iman termasuk rukun agama yang tidak boleh dilanggar. Ada 6 rukun iman yaitu : 1. Beriman pada Allah SWT. 2. Beriman pada malaikat-malaikat Allah SWT. 3. Beriman pada Nabi dan Rossulnya Allah SWT. 4. Beriman pada kitab-kitab Allah SWT. 5. Beriman pada qo’dho dan qo’dharnya Allah SWT. 6. Beriman pada hari pembalasan Allah SWT / hari kiamat.  Beriman bisa dimaknakan kita harus yakin dan percaya, kalau kita tidak yakin atau tidak percaya maka kita sudah termasuk murtad yaitu keluar dari agama islam. Sedangkan Rukun islam ada 5. Kita umat muslim / islam yang dinamakan rukun itu tidak boleh ditinggalkan. Rukun islam itu 1. Membaca syahadat Tauqit yang mana kita bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT yang kita sembah dan bersaksi bahwa nabi Muhammad SAW  adalah utusan Allah SWT. Nabi dan juga Rossul utusan Allah SWT yang terakhir. 2. Mendirikan sholat 5 waktu. 3. Menjalankan puasa di bulan suci Romadhon selama satu bulan penuh. 4. Membayar Zakat bagi yang mampu. 5. Menunaikan ibadah Haji bagi yang mampu.

 Bila kita kaji sedalam-dalamnya baik rukun iman atau rukun islam tidak ada yang berat. Contoh dalam rukun islam zakat dan haji itu dikatakan bagi yang mampu. Jadi bagi yang tidak mampu hal itu termasuk keringanan. Yang dikatakan mampu itu adalah mampu lahir maupun batin.

 Pada jaman sekarang keimanan seorang yang beriman benar-benar sedang di uji oleh Allah SWT. Ujian itu demikian beratnya. Baik dari ujian lahiriyah maupun batiniah. Pada kenyataannya ada istilah dimana ada sumber air yang besar di situ pula besar comberannya. Keimannan yang sempurna pada jaman sekarang jarang kita temui. Dunia begitu menggoda dengan fasilitas dan kemewahan untuk membujuk menjerumuskan manusia ke dalam api neraka. Baik para kyai yang berilmu tinggi tentang keagamaan atau para pejabat yang dengan mudah mencari relasi, koneksi dan lain sebagainya. Apalagi kita yang masih hijau didalam keimanan. Kita tidak perlu munafik pada diri kita sendiri. Suatu contoh iman kita dicoba entah kuat atau tidak terserah ini hanya suatu contoh. Apabila kita berada di suatu ruangan yang berbau harum anggaplah sebuah kamar hotel yang mewah, di situ ada seorang wanita cantik yang mengenakan pakaian serba tipis dan melemparkan senyum serta tangannya yang halus memeluk kita apa langkah kita? berteriak? lari? atau … nah itu suatu ujian iman. Jika iman kita kuat kita akan lolos dari jeratan sang wanita penggoda tadi. Akan tetapi jika iman kita kurang kuat ya akan terjadi apa yang di inginkan oleh setan-setan penggoda iman.

 Kita lihat pada akhir-akhir ini kebanyakkan para selebritis di Indonesia. Pada umumnya para artis berlomba-lomba mencari sensasi untuk berkawin, bercerai dan bernikah lagi. Kalau kita ikut campur menasehati mereka, dengan tegas mereka pasti mengatakan apa urusan lu …? Nah marilah kita renungi itulah yang di namakan iman. Suatu rumah tangga pasti ada cobaan dan godaannya akan tetapi bila kita beriman pada Allah SWT pasti kita menyadari semua itu kehendaknya. Allah SWT memperbolehkan suatu perceraian akan tetapi Allah SWT paling membenci suatu perceraian. Apa artinya? silahkan di teliti sendiri maknanya.

 Kembali ke persoalan ketangguhan iman pada seorang yang beriman itu kuncinya pada diri kita masing-masing. Janganlah budaya ikut-ikutan kita terapkan di sini. Kuatkan iman kita dengan cara mendekatkan diri pada sang pencipta yaitu Allah SWT. Janganlah kita cepat berputus asa dengan kehendakNYA. Kita harus Iqtiar / berusaha sebaik mungkin menjalani hidup yang serba keras ini. Kita pasti tahu tidak ada manusia yang sempurna kecuali manusia-manusia pilihan Allah SWT. Apakah salah jika kita memohon pada Allah SWT kalau kita di masukkan ke kategori manusia-manusia pilihan Allah? jawabnya jelas tidak ada yang melarang. Bahkan kita perlu sangat percaya jika kita meminta pasti Allah SWT akan mengabulkannya. Amin

 Iman yang tangguh adalah percaya akan 6 Rukun iman dan 5 rukun islam. Jangan kita membuat sakit hati sesama karena itu jelas berdosa. Tetapi berlombalah kita membuat senang hati teman ataupun hati lawan jawabnya surga balasannya. Jadilah kita manusia yang bertaqwa, manusia pilihan yang masuk surga dengan jalan menjauhi semua larangan Alla SWT dan menjalankan semua perintah Allah SWT. Bertanyalah pada orang-orang yang beriman. Dekatilah pada orang-orang yang beriman. Bergurulah pada orang-orang yang beriman. Semua ini modal kita untuk di akherat nanti. Terus ada lagi apakah ciri-ciri orang yang beriman? bagaimanakah kriteria orang yang beriman? dimanakah orang-orang yang beriman? Jawabnya mudah sekali semua itu ada pada diri kita sendiri …..

3 Tanggapan to “MISTERI KETANGGUHAN IMAN SEORANG YANG BERIMAN”

  1. Sofyan80 said

    Assallamu’allaikum wr.wb. Berjuanglah melawan hawa nafsu,berperanglah melawan hawa nafsu maka itu semua termasuk jihad…jadilah kalian orang-orang yang beriman.wassallamu’allaikum wr.wb.

  2. Ngalambayu said

    Biasanya iman kita yg kuat, akan tetapi … Yg tidak kuat.

  3. Alfarizyfarhan said

    Bila ingat hari kiamat/hari pembalasan rasanya para umat muslim harusnya takut. korupsi,sex bebas rasanya semua akan dibalas. Ayo tambah iman…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: