Kluwan wordpress

Dari Desa Kembali Ke Desa

Mandi Junub dan Hukum Berciuman pipi

Posted by kluwan pada 26 Oktober 2008

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum pak ustadz,
Saya mau bertanya,
1. Saya seorang muslimah umur 19, saya ingin mengetahui bagaimana hukumnya jika seorang wanita yang sedang haid, lalu mengumpulkan rambut kepalanya, kemudian ikut disucikan pada saat mandi besar/mandi mensucikan diri setelah haid. apa hukumnya dan apa dasar hukumnya dalam hadist ataupun Alquran. Mohon dijelaskan karena saya belum faham benar tentang masalah ini.
2. Apa hukumnya jika seorang wanita dengan wanita berciuman pipi. Dalam hal ini bukan karena nafsu tapi karena suatu kebiasaan pada saat bertemu dengan teman atau saudara. Apa hukumnya dalam islam. Terima kasih atas jawabannya.
Wassalamu’alaikum
Jawaban Ustadz:
Ibnu Taimiyyah mendapat pertanyaan tentang seorang laki-laki yang dalam kondisi junub memotong kuku atau kumisnya atau menyisir rambut, apakah hal tersebut berdosa?, ada orang yang mengatakan, “Jika orang yang sedang junub memotong rambut atau kukunya maka rambut/kuku tersebut akan kembali ke tubuh orang tersebut. Sehingga orang tersebut bangkit pada hari kiamat dalam keadaan masih berjunub sesuai dengan bagian tubuhnya yang belum terkena air mandi junub. Setiap helai rambut membawa bagian dari junub.” Apakah memang demikian ataukah tidak?
Jawaban Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah:
“Terdapat Hadits Nabi dari Hudzaifah dan Abu Hurairah, tatkala permasalahan junub kepada Nabi shollahu’alaihiwasallam, beliau bersabda, ‘Orang beriman itu tidak najis.’ (HR. Bukhori, Muslim dll). Dalam Mustadrak karya Imam Hakim terdapat tambahan keterangan ‘baik ketika masih hidup atau sesudah mati’. Kami tidak mengetahui adanya dalil syar’i yang memakruhkan perbuatan memotong rambut atau kukunya bagi orang yang sedang junub. Bahkan Nabi pernah bersabda kepada orang yang baru masuk Islam, ‘Hilangkan rambutmu yang menjadi tanda kekafiran dan berkhitanlah.’ (Lihat Al-Wajiz hal. 23).
Dalam Hadits di atas, Nabi memerintahkan orang yang baru masuk Islam untuk mandi dan Nabi tidak memerintahkannya untuk menunda pelaksanaan khitan dan memotong rambut sampai mandi terlebih dahulu. Pernyataan Nabi yang bersifat mutlak itu menunjukkan dua alternatif tersebut, yaitu mandi dahulu atau khitan dahulu adalah diperbolehkan. Demikian juga wanita yang haidh yang diperintahkan untuk bersisir saat mandi padahal bersisir itu merontokkan sebagian rambut.” (Majmu Fatawa 21/120-121).
Jadi tindakan mengumpulkan rambut atau potongan rambut lalu ikut disuakan waktu mandi besar adalah perbuatan yang tidak berdasar.
***
Dari Sya’bi, “Ketika Rasulullah shollahu’alaihiwasallam berjumpa dengan Ja’far bin Abu Thalib (sepulang dari Habasyah, -pent), beliau memeluknya dan mencium bagian dahi yang terletak diantara kedua matanya.” (HR. Ibnu Abi Syaibah 5/247, Abu Daud 5220 dan Ibnul Arabi (bukan Ibnu Arabi tokoh sufi itu) dalam Al-Qubal wal Mu’anaqah no. 38), Hadits ini sanadnya hasan tapi mursal karena Sya’bi adalah seorang tabi’in.
Dari Sulaiman bin Daud, beliau mengatakan, “Aku melihat Sufyan Ats-Tsauri dan Ma’mar ketika bertemu saling berpelukan dan saling berciuman.” (Riwayat Abdur Razaq dalam Al-Mushannaf 11/442, sanadnya shahih)
Meskipun demikian, makna eksplisit kedua riwayat di atas menunjukkan kalau ciuman tersebut terjadi sesudah lama tidak bersua. Adapun menjadikan hal tersebut sebagai kebiasaan maka hal tersebut merupakan kebiasaan orang-orang yang tidak punya rasa malu, oleh karena itu lebih baik untuk ditinggalkan. Disamping karena tindakan yang menunjukkan hilangnya rasa malu, ciuman seperti itu sering untuk tendensi duniawi dan hal ini termasuk di antara sarana untuk pamer/riya’.
Sebenarnya ada riwayat yang melarang berciuman akan tetapi sanadnya munkar. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Hanzhalah As-Sadusi dari Anas bin Malik (HR. Ahmad 3/198, Thirmidzi no. 2729, Ibnu Majah no. 3702 dll). Oleh karena itu Hadits ini tidak bisa dijadikan dalil. (Ahkamul Qubal wal Mu’anaqah wal Mushafahah wal Qiyam karya Amr Abdul Mun’im, cet. Muassasah Ar-Rayyah hal. 41).
***
Penanya: Aria
Dijawab Oleh: Ust. Abu Ukkasyah Aris Munandar

16 Tanggapan to “Mandi Junub dan Hukum Berciuman pipi”

  1. cah ngare said

    menurut saya klw ciuman tetep az ngk bolee, karena bukan muhrim kcuali mukhrim brulah boleee,,,!!!!

    aq cah toroh _ dimoro,,,,

    salam kenal.. smua

  2. syaemuri said

    o yaa….Mas edy sy tahu sekarang,sampeyan putrane bu murni,tp kita ngak pernah ketemu,mungkin waktu aku masih kecil dulu.sy khan keponakanya lek haimin.kapan pulang kejawa?lebaran kemarin dikampung ngak?sy lebaran ngak pernah dirumah mas,kena siaga 1 Dijakarta.biasa kerja klo jadi bawahan ya kaya gini….udah berkluarga mas?anak brp?….

  3. Lebaran sy sudah ada di mekkah,bulan maret sampai april 2008 sy pulang mas syaemuri.Lo mas kena siaga 1 di kepolisian apa di AD?kalau soetomo AD kemarin ngebel sy katanya mau pindah Kodim Purwodadi.(anaknya lek parjo krajan).Keluarga sampun mas,anak 4 gak ikut KB…he he he.Lahir di tanah air 2,lahir di arab saudi 2.Lanang telu,wedok satu…wah bahasanya kacau balau.

  4. Buat Mas (cah ngare dimoro toroh) kenal sama mas Agus alumni SMP N 3 Purwodadi mboten?lulusan thn 1988.(Kalau gak salah ingat melanjutkan ke STM)…tolong infonya nggih?ada yg bilang jadi Polisi,ada juga yg cerita jadi AD belum jelas.Mas Agus teman karib sy,kalau gak salah ingat bpk beliau jadi guru.Terima kasih sebelum dan sesudahnya…

  5. O ya Masalah ciuman…jaman sampun berubah mas.Mudah-mudahan dengan nasehat-nasehat yg benar generasi penerus kita tidak ikut hanyut dengan arus.

  6. syaemuri said

    saya dikepolisian.di lalu lintas polda metro jaya.rumah dijakarta istri baru satu anak satu,,,becanda he he..istri juga org kluwan kok mas…peknggo..(ngepek tonggo)putrine pak haji parmo kluwan…klo pulang ketanah air mampir ke jakarta ya.ya.

  7. Mas istri satu wajib kalau tambah sunnah,he he he…canda juga lo…banyak anak banyak rejeki kata mbah sy.Mas sudah baca artikel sy cerita pengalaman tentang jalan?coba cari disitu ada kakak sy (mas Kis) dari kepolisian jg yg bernasib naas…klik entri di bawah sendiri.Ada fotonya alm. bapak dan alm. mas kis.Kalau mas Syaemuri mau nostalgia lihat foto sy coba klik http://profiles.friendster.com/taxiksa (maaf ya mas Syaemuri sy tetap panggil mas, kalau sy panggil bapak kok gak akrab ya?)

  8. syaemuri said

    ya mas..sy udah baca semua artikelnya mas edi,,sy juga waktu kejadian langsung ditlp ama bpk&mertua sy supaya hati2 dijln jgn ngebut2 klo naik motor..sy prihatin mas kenapa kasus tersebut hrs di tutup2i padahal sama2 baju coklat..itu semua menjadi kritik&masukan bagi polri tuk perbaiki kinerja polri tuk kedepannya…ngak pa2 mas edi klo sy dipanggil mas,lebih mahl lagi,,,,klo dipanggil bpk kayaknya lebih tua gituu loooo…sy khan umurnya jauh dibwh mas edi…….

  9. syaemuri said

    ya pengen sih tp utk sementara msh blm kepikiran pindah ke purwodadi,msh ingin dijakarta,tp mertua sih suruh cpt2 pindah ke purwodadi.cari modal dulu deh dijakarta,,,biar ntar bisa ketemu ama mas edy amin…..

  10. Amin Mas…InsyaAllah saya bantu do’a dari kota suci Mekkah Ksa.Semoga apa yg di cita-citakan dan diharapkan segara terkabulkan. Amin…
    Bgmn dgn Warga ds Kluwan yg ada di JKT? tentu masih banyak, siapa saja yg dekat dng panjenengan mas?Trims

  11. syaemuri said

    banyak mas,org kluwan klo kejkt & punya proyek pasti pada kasih tahu dimana,ya kita sambangi &kontrol2….ya sekalian tanya gmn kbr kluwan ,musim apa?ada titipan ngak dr ortu ato mertua gitooo.klo yg kawakan ya mas ali,mas mat,masruri mbah hindun.lek nardi ngemplak…. ya alhamdulillah msh bisa bantu saudara2 kita,kadang ditlp org kluwan srh tengok warga kluwan yg lg dipenampungan mo jd tki.ato kadang suruh jemput tki di bandara…ya lebih aman dan murah mas daripada naik travel kadang diperas habis jutaan….

  12. Wow…Ternyata Pak Ali, Pak Mat Bukhori, Pak Ruri, Lek Nardi masih ada di JKT. Panjenengan tahu mereka semua masih saudara tunggal Mbah sama sy Mas. Mbah Jadi Lurah pojok winong saudaranya Mbah Kudasi Lurah Karangpaing adik2nya mbah saya.Hiks,hiks,hiks sy nangis kangen mereka semua.Terutama Pak Mat Bukhori, dia yg ngajari sy merokok,sekolah bareng,belajar bareng,makan tidur selalu bersama.Terus Pak Azisnya sy dengar jg nyusul krn krisis ekonomi?Lek Kusni Tailor jg kena dampak krismon lo mas?Rumah+karas sdh dibeli Harnanto Kauman.Lek Nardi ternyata masih betah di JKT pdhl yg seangkatannya Lek Tarom Kauman sdh sukses juragan tanah+sawah di desa.Wah…

  13. Untuk masalah membantu warga kita yg ada di JKT sy salut Mas,Setuju sekali.Oh ya Adikku yg Reni baru 2 minggu terbang ke Korea.Terus mslh pemerasan TKW/TKI itu masih terus berlanjut di Bandara Cengkareng JKT.Dengan dalih peraturan SBY semua TKW digiring seperti kambing ke Terminal 3.Padahal TKI pahlawan Devisa yg ikut andil menyumbang pemasukan Devisa Negara ratusan Milyar.Kalau mau lihat berita TKI ada di http://tki.or.id Untuk pemerasan yg paling aktif tu di Travelnya.Mknya ada cerita tmn sy dari Indramayu dan Cirebon kerjanya bawa parang dan Golok menghentikan Travel yg nakal.Jika TKW ditanya gak diperas akan selamat mobil travelnya, Tapi jika pas ditanya ada TKW yg diperas Sopir ditelanjangi,ban digembosi semua dan uang di minta kembalikan pada TKW itu.

  14. syaemuri said

    OK MAS,NTAR KLO KETEMU AMA MEREKA TAK KASIH NO HPNYA MAS EDY,,O YA,,,MEREKA MSH PADA DIJKT,MAS ALI,MAT,MASRURI SKG JUALAN SEPATU SENDAL DI ITC MANGGA 2.KLO MAS ALI MSH NYAMBI MBORONG BANGUNAN,LEK NARDI MSH DI BANGUNAN..KLO MAS AZIZ NYOPIR TRUKNYA MAS ALI,KMRIN MAS AZIZ KTM SY MINTA TLG DI AMBILIN TILANG DIPOLDA….MAS NI NO HPKU.+6281310686587.MAS JUPRI SY PERNAH KETEMU..

  15. […] StumbleUpon […]

  16. […] 2 November 2008 pada 1:22 am menurut saya klw ciuman tetep az ngk bolee, karena bukan muhrim kcuali mukhrim brulah boleee,,,!!!! […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: