Kluwan wordpress

Dari Desa Kembali Ke Desa

RIWAYAT AMROZI CS SELESAI? Minggu (9/11) dini hari.

Posted by kluwan pada 8 November 2008

   Amrozi Cs telah menemui ajalnya. Di depan regu penembak, Ahad (9/11) dini hari. Nyawa mereka bertiga meninggalkan raganya. Indonesia mulai lagi tersebar beritanya di berbagai media massa di seluruh dunia. Kasus bom Bali yang sempat menggemparkan dunia kini kembali dunia melihat supremasi hukum yang ada di Indonesia. Semua peristiwa ini membuat kita perlu merenungkan segala tingkah, laku dan segala tindakan pada diri kita perlu pemikiran yang matang. Ada istilah pikir dulu masak-masak sebelum melangkah. Kita perlu intropeksi pada diri kita sendiri. Ingat pepatah “dimana bumi di pijak, di situ langit di junjung”.

   Keluarga Amrozi dan Mukhlas atau Ali Gufron menyatakan sudah mendapat kabar kedua terpidana mati Bom Bali I itu telah meninggal. Kabar itu didapat dari Ali Fauzi, adik kandung Amrozi, yang kini berada di Cilacap, Jawa Tengah. “Beberapa menit yang lalu saya mendapat kabar, adik saya (Ali Fauzi) ikut memandikan dan mengafani adik kami Ali Gufron dan Amrozi. Secara resmi kami mengucapkan inalillahi wainailaihi rajiun,” kata M. Chozin, kakak kandung Amrozi di Lamongan, Ahad (9/11) dini hari.

   Semula, keluarga Amrozi belum percaya akan kabar eksekusi ketiga terpidana. Namun, setelah menerima kabar dari Ali Fauzi, keluarga Tariyem, ibu kandung Amrozi, terlihat sibuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk penyambutan jenazah Amrozi dan Mukhlas.

   Sesuai permintaan Amrozi dan Mukhlas, sebagaimana disampaikan Ali Fauzi, sebelum dimakamkan, kedua jenazah itu disalati di Masjid Baitul Mutaqien yang jaraknya sekitar 15 meter dari kediaman Tariyem. Keduanya juga minta dimakamkan di dekat makam orangtuanya, Nurhasyim, di pemakaman umum desa setempat.

   Kejaksaan Agung juga telah mengumumkan Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudera telah dieksekusi sekitar pukul 00.15 WIB. Mereka dieksekusi dengan cara ditembak. Pantauan ANTARA News, Sabtu (8/11) malam, wartawan dari dalam maupun luar negeri sudah berada di Gedung Bundar, Jakarta Selatan, sejak petang tadi setelah mendapatkan informasi akan ada rilis di Kejaksaan terkait eksekusi tersebut.

Untuk media elektronik atau televisi, tak tanggung-tanggung membawa kendaraan operasional televisi. Tak sedikit pula, wartawan yang tetap setia menunggu di ruangan pers Pusat Penerangan Hukum Kejagung. Diinformasikan, pengumuman bakal dilakukan setengah jam sebelum pelaksanaan eksekusi.

Tiga terpidana mati Bom Bali I, Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudera, Sabtu (8/11) pukul 23.20 WIB telah dieksekusi. Sumber ANTARA di Nusakambangan, Ahad (9/11) dini hari mengatakan, Amrozi Cs dibawa keluar anggota gegana dari sel di LP Batu, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, sekitar pukul 23.00 WIB.

Mereka lalu dinaikkan ke mobil dan dibawa ke suatu tempat yang dikenal dengan nama Nirbaya, perbukitan yang berada sekitar enam kilometer sebelah selatan LP Batu. Nirbaya merupakan sebuah LP peninggalan Belanda yang telah ditutup sejak 1986. Kini, tempat tersebut dijadikan tempat eksekusi bagi sejumlah terpidana mati.

Di kawasan Nirbaya, Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudera dieksekusi di hadapan tiga regu tembak dari Kepolisian Daerah Jateng. Prosesi eksekusi yang dimulai sekitar pukul 23.10 WIB diawali dengan siraman rohani rohaniwan yang meminta supaya Amrozi Cs menerima dengan ikhlas apa yang dilakukan negara dan dilanjutkan pembacaan ayat-ayat suci Alquran.

Selanjutnya jaksa eksekutor, Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Bali I.B. Wiswantanu membacakan surat perintah pelaksanaan eksekusi didampingi jaksa eksekutor lainnya, Kasubsi Prapenuntutan Kejaksaan Negeri Denpasar, Edy Arta Wijaya, serta Aspidum Kejati Jateng Monang Pardede.

Setelah surat perintah dibacakan, tiga regu tembak segera menembakkan peluru ke arah Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudera yang terikat pada sebuah kayu dengan kepala tertutup kain hitam. Selang 10 menit, mereka dinyatakan meninggal usai diautopsi tim dokter forensik Polda Jawa Tengah.

Menurut rencana, ketiga jenazah dibawa ke rumah duka di kampung halaman masing-masing pukul 05.00 WIB. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai pelaksanaan eksekusi mati tersebut.

Sebelumnya Rabu lalu, tim jaksa eksekutor menemui Amrozi Cs untuk menyampaikan pemberitahuan pelaksanaan hukuman mati. Dalam pertemuan itu, para terpidana dikabarkan menolak pemberitahuan hukuman mati tersebut sehingga mereka berontak.

Sejak pemberitahuan hukuman mati tersebut, tiga tiang eksekusi telah didirikan di kawasan Nirbaya. Amrozi dikabarkan berontak saat dilakukan penjemputan pada Kamis malam, sehingga pengamanan ditingkatkan. Namun, tak ada penjelasan mengenai penjemputan tersebut.

Beberapa jam sebelum eksekusi, adik bungsu Mukhlas dan Amrozi, Ali Fauzi, datang ke Nusakambangan melalui jalur udara dengan pengawalan polisi. Sejumlah sumber mengatakan, sempat terjadi ketegangan antara Ali Fauzi dan pihak Kejaksaan. Sebab, sesuai  kesepakatan, kedatangan Ali Fauzi untuk mengurus jenazah kedua kakaknya, bukan sekadar bertemu memenuhi prosedur pelaksanaan eksekusi.

 

14 Tanggapan to “RIWAYAT AMROZI CS SELESAI? Minggu (9/11) dini hari.”

  1. Muhammad Rachmat said

    hidup amrozi Cs.
    belum tentu saya, DS,HM,AR,HNW,HR,ABB, dll mau seperti itu. apa lagi para koruptor di indonesia

  2. Sadat ar Rayyan said

    Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un.

  3. taxiksa said

    Semoga arwah beliau-beliau diterima Alloh Swt. Semoga semua amal-ibadahnya diterima Alloh Swt dan semoga semua dosa-dosanya di ampuni Alloh swt. Amin

  4. Kentut said

    taxiksa

    Jangankan Allah mas, setanpun ga akan menerima teroris2 macam mereka di neraka… saya harap teroris-teroris seperti mereka gentayangan…biar mereka melihat bagaimana hidup dengan damai didunia itu enak…….. dasar teroris Sampah, anjing, biadap….sebaiknya mayat mereka dibiarkan aja dimakan binatang2 liar…

  5. kagome9685 said

    yupz i’m agree with u tut

  6. Ratu Adil Satria Pinandhita Sinisihan Wahyu said

    inna lillahi wa inna ilaihi roji’un.

  7. alergiambon said

    SEMOGA INI MEYEBABKAN DAMPAK KEDAMAIAN BAGI DUNIA

  8. mamas86 said

    Innalillahi wa inna ilaihiraaji’uun.. semoga arwahnya diterima ole Allah SWT

  9. taxiksa said

    Amin,
    Dengan mengingat jasa para “PAHLAWAN PERJUANGAN INDONESIA”, marilah kita di hari PAHLAWAN 10 November 2008 tingkatkan cinta tanah air, cinta bangsa, cinta negara, cinta persatuan dan kesatuan, cinta sesama manusia untuk membangun Indonesia yang Adil dan Beradab.Damai bagi kita, damai bagi Negara.
    Amin.

  10. JAZMINE said

    INSYA ALLAH MEREKA AKAN MATI SAHID…
    DAN SAYA YAKIN ESOK ATAU LUSA AKAN DATANG AMROZI-AMROZI YANG LAIN,IMAM SAMUDERA,ALI GUFRON YANG LAIN
    INSYA ALLAH…SEMOGA ALLAH MERIDHOI KITA SEMUA….AMIN..

  11. gengcobra said

    JAZMINE Berkata:
    Nopember 10, 2008 pada 10:56 am

    INSYA ALLAH MEREKA AKAN MATI SAHID…
    DAN SAYA YAKIN ESOK ATAU LUSA AKAN DATANG AMROZI-AMROZI YANG LAIN,IMAM SAMUDERA,ALI GUFRON YANG LAIN
    INSYA ALLAH…SEMOGA ALLAH MERIDHOI KITA SEMUA….AMIN..

    berati kalo besok lusa akan datang amrozi cs yang lain, akan datang korban2 yang lain juga dunk ?

    jangan gitu ah , berdo’a itu mbok yang baik2 aja…

  12. taxiksa said

    Kalau bisa ciptakan persatuan dan kesatuan demi membangun bangsa dan Negara Indonesia yang Era tinggal landas. Semoga kedamaian rukun berumat agama tercipta pada bangsa Indonesia yang berdasarkan azas UUD’45 dan Panasila.Ciptakan HIDUP PENUH DENGAN KEDAMAIAN DAN PERSATUAN antar sesama manusia.Yang lalu biarlah berlalu, mari kita ambil hikmahnya.Semoga Allah Swt mengabulkan do’a kita bersama untuk bangsa Indonesia yang beribu-ribu pulau dan bermacam-macam Agama. Amin

  13. zasanet said

    Mari kita kencangkan sesuatu yang kendur..
    Mari kita luruskan sesuatu yang sudah kencang..
    Biidzinillah…

  14. Innalillahi wa inna ilaihiraaji’uun.. semoga arwahnya diterima ole Allah SWT , pengorbanan dan perjuangan amrozi cs dan penegak hukum akan sia sia bila kita semua tidak dapat mengambil hikmahnya .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: