Kluwan wordpress

Dari Desa Kembali Ke Desa

LEBANON, ISRAEL DAN PALESTINA : ROKET DI BALAS ARTILERI

Posted by kluwan pada 14 Januari 2009

Gaza: Memasuki hari ke-20, tiga roket yang meluncur dari Lebanon ke wilayah utara Israel langsung dibalas tentara Negeri Zionis dengan delapan tembakan artileri. Ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel pun kembali memanas. Padahal di sepanjang garis perbatasan itu terdapat prajurit Lebanon dan tentara penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL), termasuk pasukan Garuda dari Indonesia. Pasukan perdamaian itu bertugas mengamankan situasi agar pertempuran Israel dan kelompok Hizbullah dapat dihentikan.

Meski mendapat serangan membabi buta, pejuang Hamas tetap memberi perlawanan. Sebuah roket ditembakkan pejuang dari Jalur Gaza. Namun belum diketahui di mana roket itu mendarat. Israel pun langsung membalas dengan menggempur Jabaliyah. Serangan ini meninggalkan api dan asap yang membubung ke udara.

Serangan militer Israel terus membabi buta di kawasan Gaza, Palestina. Kompleks pemakaman juga tak luput jadi sasaran. Bahkan, tentara Israel kembali menggunakan bom fosfor putih sehingga tidak sedikit korban dari warga sipil yang berjatuhan.

Jet-jet tempur Israel pun seolah tidak lagi memilih-memilih sasaran. Sebuah gempuran udara tentara Zionis ke Gaza menghancurkan sebuah kompleks pemakaman. Tidak jelas siapa apa yang menjadi target serangan kali ini. Akibat serangan membabi buta, warga sipillah yang tetap menanggung penderitaan, termasuk anak-anak yang kembali meregang nyawa.

Kondisi ini diperparah dengan serangan bom fosfor. Israel tidak bersedia dikonfirmasi terkait penggunaan bom yang cukup berbahaya bagi warga sipil tersebut. Namun pihak Israel menyatakan penggunaan bom fosfor tidak melanggar hukum internasional. Padahal, Negeri Yahudi ini telah banyak dikecam karena menggunakan bom fosfor. Selain dapat membunuh, bom ini dapat pula meninggalkan luka bakar hebat di tubuh korbannya.

Serangan membabi buta tentara Zionis ini diprotes ribuan pelajar Pakistan dengan menggelar unjuk rasa di jalanan Kota Karachi. Aksi ini berupa pesan kemanusiaan yang ingin disampaikan para pelajar dari berbagai sekolah kepada warga Palestina, termasuk anak-anak. Dengan penuh ekspresi kemarahan, mereka mengecam Israel dan Amerika Serikat yang dipandang sebagai penjahat kemanusiaan.

Kebiadaban Israel di Palestina pun terus menuai protes. Tak terkecuali di berbagai daerah di Indonesia. Tak hanya mahasiswa dan warga yang berunjuk rasa, murid-murid sekolah pun turut memprotes. Di Semarang, Jawa Tengah, misalnya. Dengan bersemangat, ratusan murid sekolah dasar turun ke jalan berunjuk rasa anti-Israel. Dari sekolah masing-masing, mereka berhimpun di Masjid Baiturrahman di kawasan Simpang Lima. Mereka mengutuk agresi militer yang membabi buta membunuh rakyat Palestina, termasuk anak-anak tak berdosa di Gaza.

Di Stadion Manahan, Solo, ratusan pelajar juga mengecam agresi Israel ke Palestina. Sebagai bentuk perlawanan terhadap Israel dan Amerika Serikat yang selalu membela Israel, mereka menyerukan boikot terhadap berbagai produk kedua negara itu. Meski berbahaya, anak-anak itu tetap dikerahkan ke tepi jalan raya untuk menggalang dana bantuan bagi rakyat Palestina.

Adapun pembakaran foto para pemimpin Israel dan Amerika Serikat dilakukan aktivis Gerakan Pemuda Islam Bandung sebagai protes atas teror Israel di Tanah Palestina. Pengunjuk rasa mendesak masyarakat internasional menyeret para pemimpin Israel ke Mahkamah Internasional atas kejahatan kemanusiaan mereka di Gaza.

Sementara di Pandeglang, Banten, para santri memilih istigasah dan doa bersama untuk mendukung warga Palestina yang dianiaya Israel. Dengan doa, mereka berharap perdamaian abadi tercipta di Tanah Palestina.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: