Kluwan wordpress

Dari Desa Kembali Ke Desa

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) : Usut Tuntas, Bongkar Kasus Pajak

Posted by kluwan pada 7 April 2010

JAKARTA – Terungkapnya kasus dugaan mafia pajak Gayus Tambunan membongkar sederet bobrok dunia perpajakan di Tanah Air. Selah satunya terkait pengadilan pajak.

Hal itu juga menjadi salah satu perhatian utama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam rapat bersama Satgas Antimafia Hukum, Presiden meminta dilakukan perbaikan sistem di pengadilan pajak.

“Berkaitan dengan pengadilan pajak yang gelap penuh misteri, di mana terjadi kesepakatan ilegal untuk mengatur. Akibatnya APBN terganggu dan pembangunan tidak seperti direncanakan,” ujar Ketua Satgas Antimafia Hukum Kuntoro Mangkusubroto di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (6/4/2010).

Namun hal tersebut tidak bisa dilakukan satgas tanpa bantuan dari berbagai pihak terkait. Karena itu, Presiden meminta penegak hukum juga ikut mengambil peran.

“Satgas mengidentifikasi, penelitian, pendalaman kasus. Begitu bergulir sampai suatu titik ditindaklanjuti kejaksaaan, polisi, KPK, sehingga tidak sampai berbenturan,” terang Kuntoro menirukan ucapan Presiden dalam rapat.

Sebelumnya, anggota Satgas Antimafia Hukum Mas Ahmad Santosa menyebutkan adanya indikasi pengadilan pajak yang dibuat hanya untuk permainan pejabat Dirjen Pajak sebagai jalan untuk mendapatkan uang.

Hal itu, terungkap saat Gayus Tambunan diperiksa selama tiga kali oleh satgas. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa pengadilan pajak ini perlu pengawasan dan internal pajak perlu dibenahi.

2 Tanggapan to “Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) : Usut Tuntas, Bongkar Kasus Pajak”

  1. jangan sampai rakyat tidak percaya lalu jadi apatis dan enggan membayar pajak dan enggak berpartisipasi dalam pembangunan nasional. pemerintah harus segera memulihkan kepercayaan rakyat lagi

  2. “Ini pukulan telak bagi MA, karena dari awal MA mengatakan tidak ada masalah (dalam kasus Gayus). Tidak ada pelanggaran dan tidak ada suap, tapi ternyata buktinya ada. Ini menunjukan praktek mafia hukum masih eksis sampai sekarang,” ujar peneliti hukum ICW Febri Diansyah di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (18/4/2010).

    Febri menyatakan, klaim MA telah melakukan pembersihan terhadap mafia hukum, harus diuji lagi. “Kalau begini terkesan MA memberikan perlindungan terhadap pihak bermasalah dengan mengatakan tidak ada masalah,” katanya.

    Febri menyangsikan polisi dapat menyeret aktor utama kasus Gayus Tambunan. Hal ini disebabkan polisi merupakan bagian dari kasus Gayus.
    Selain itu kejaksaan tidak jelas dalam menanggani masalah ini.

    “Jalur konvensional seperti ini pasti akan gagal dalam kondisi yang kita sebut darurat mafia ini. Sebaiknya diserahkan ke KPK agar lebih baik,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: